manusia di atas manusia
udara apak, terkepung tembok jalang menjulang
bocah-bocah main bola
disaksikan panser serdadu marah
ketika itu...
manusia di atas manusia
bocah tak mau pulang
listrik tiarap, terkepung tembok jalang menjulang
bola ditendang baik-baik
sebab cedera, obat tiada
serdadu marah
ketika itu...
manusia di atas manusia
tiga bocah
lima meter jarak
serdadu marah
ada konfrontasi bisu di sana
tentang manusia di atas manusia
hei! lihat...
ada harapan naik kapal
bocah-bocah tertawa terbahak-bahak;
ada yang menari melompat-lompat
ada yang berlari-lari, kasut bola tinggal satu
ada yang panjat pohon, belalak mata
tapi serdadu marah
beberapa harapan ditembak seketika
bocah menari, tunduk kepala
bocah berlari, berkaca-kaca
bocah panjat pohon, jatuh ranting patah
ketika itu....
manusia di atas manusia
lalu dunia mengutuk, angin-angin memaki
udara menghardik, langit jijik
bukan pada serdadu, tapi pada bocah-bocah main bola
sebab mereka main bola...
07/06/10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar